Esensi Idul Fitri
Esensi
Idulfitri
Oleh
: Novi Fatonah
Perayaan itu kita lakukan setiap setahun sekali, perayaan itu
sering disebut dengan perayaan lebaran atau lebih banyak orang di dunia menyebutnya
dengan perayaan Idul Fitri. Lebaran, seperti yang dikatan diatas yakni
dirayakan setiap setahun sekali, maka bisa dikatan lebaran merupakan sebuah
siklus.
Siklus dapat diartikan sebagai sesuatu yang sering diulang setiap masa
maka dari itulah disebut dengan Id. Id jika diartikan mempunyai arti terulang,
atau putaran.
Id
sering disandingkan dengan kata Fithri yakni Idul Fitri. Terlepas dari Id, maka
Fitri dapat dikatakan fitrah yang berarti juga perkataan yang fitrah. Kita tahu
bahwa ada hadis yang mengatakan bahwa setiap bayi yang dilahirkan itu dalam
keadaan fitrah, fitrah disini dapat berarti suci atau bersih.
Maka manusia
esensinya adalah berbuat kebaikan, menyukai kebenaran dan jauh sebetulnya dari
sifat keburukan dan kepalsuan. Keburukan dan kepalsuan merupakan perbuatan
dosa, yang menjerumuskan manusia kepada kesengsaraan. Mengenai dosa, ada yang
berpendapat berarti perbuatan zalim, bahkan adapula yang mengartikan dosa
dengan gelap(Nurcholis Majid:1994).
Maka, apabila kita gabungkan dari pengertian tersebut dapat
dikatakan dosa berarti perbuatan zalim yang mengakibatkan hati kita menjadi
gelap. Maka, dibulan sebelumnya yakni bulan Ramadhan, Allah memberi kita
peluang untuk menghapus dosa-dosa kita. Banyak yang menggunakan peluang itu
dengan melakukan ibadah puasa. Mereka meminta dileburkan segala dosa-dosanya
yang telah lalu pada momen di bulan Ramadhan.
Kemudian ditambah di hari raya
Idul fitri, mereka meminta maaf kepada keluarganya, sanak saudaranya,
tetangganya dan manusia lainnya. Maka, seketika itulah kita dapat dikatakan
kembali kepada fitri, di hari raya Idul Fitri.
Komentar
Posting Komentar