Sebaiknya
Puisi Novi Fath, Judul Puisi : Sebaiknya. Sebaiknya tak usah kembali, dia yang memilih pergi. Barangkali masih ada jejak-jejak kita, di sudut kafe pilihanmu, di lorong belakang kampus, atau di dapur kos-kosanku. kain paling hangat itu, bukan selimut tapi kabarmu. minuman memabukkan itu, bukan tuak tapi rayuanmu. goresan paling perih itu buka luka terbuka, tapi janjimu. sebaiknya kau jangan mati dulu, sebelum kau melihat aku tersenyum lebar dan bertepuk tangan sambil menertawakan kelucuan kegagalan kita. Kebon Jeruk, Februari 2023