Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

Bagaimana Menjadi Master di Bidang Apapun?

3 cara bagaimana menjadi master di bidang apapun !    Siapa sih yang tidak ingin menjadi master  atau Ahli di bidang yang disukai?  Pada hakikatnya semua orang ingin hidup bahagia dengan apa yang dilakukannya. Dan inilah 3 cara menjadi master di segala bidang ala pak Tung Desem Waringin : Yang pertama : Belajar dari yang terbaik (learn from the best)      “berani ambil keputusan di situlah hidup kita berubah.” –TungDW   Nah berarti kita harus mengambil keputusan secara deal ! maka pikirkan apa yang ingin kita lakukan sebelumnya sebelum kita deal dengan keputusan itu apalagi keputusan yang kita buat itu menyangkut orang lain. Ingat ya,. 80% harus ambil dari yang terbaik loh!! Yang keDua :  Larut sepenuhnya   Saya ambil contoh, jika anda ingin lancar berbahasa inggris tinggallah di inggris yang bertetanggaan dengan orang inggris langsung, jangan tinggal di kos-kosan orang Indonesia apalagi dengan orang jawa mungkin anda b...

Lincoln sang presiden Amerika dimata Penulis

Abraham Lincoln   Nah, sekarang saatnya saya dan Anda (kita) balik ke masa sejarah. Anda kenal atau pernah dengar Abraham Lincoln? Yap presiden Amerika yang kisah kisahnya memotivasi saya banget. Nah sekarang saya ingin bercerita tentang sejarah mr. Lincoln :     Saat Abraham Lincoln (1809-1865) masih menjadi pengacara muda, ia sering berkonsultasi dengan pengacara lain tentang kasusnya. Suatu hari, ia duduk di ruang tunggu untuk menjumpai seorang pengacara senior. Tapi ketika tiba waktunya, pengacara itu hanya melihat Lincoln sekilas dan berteriak, “Apa yang dia lakukan di sini? Singkirkan dia! Aku tidak akan berurusan dengan seekor monyet kaku!”    Lincoln berpura-pura tidak mendengar, walaupun dia tahu kalau hinaan itu disengaja. Biarpun malu, dia tetap bersikap tenang. Kemudian ketika pengadilan berlangsung, Lincoln diabaikan. Namun pengacara yang telah menghina Lincoln dengan begitu kejamnya, ternyata bisa membela kliennya dengan brillian. Penan...

Untuk Kawan-Kawan Novi Fatonah

Terimakasih kawan. Maaf, saya tidak dapat memberimu apa-apa. Cerita? Toh banyak yang pahit dari saya Bagaimanapun juga saya tidak akan pernah lupa akan hal buruk yang saya lakukan yang membuat hatimu kusam dan darahmu naik. Kesenangan? Juga tidak, toh saya banyak membuat pikiran kalian sukar, ruwet dan menyusahkan Kebahagiaan? Apalagi itu, saya rasa tidak kawan, Sekarang saya hanya dapat mengenang kisah kita yang penuh corak warna, Sayapun memikirkan telah satu bulan ini kalian tidak Nampak, padahal kalian tau sebulan yang lalu adalah ulang tahun saya Berharap? Tentu kawan, sebulan ini kalian selalu saya mimpikan dalam mimpi saya. Pernah suatu malam saya bersujud, memohon agar hati di ikhlaskan Namun, apalah daya. Ah sudahlah kawan, saya tau kalian terlalu sibuk dengan dunia kalian. Yang satu sibuk dengan kefanaannya, dan sisanya sibuk dengan masa depannya, Iya masa depan. Sekarang saya ingin katakan selamat tinggal pada kalian, Saya akan memulainya disini...