Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2024

Jogja Malam Setengah Dua

Gambar
Judul Puisi : Jogja Malam Setengah Dua Karya : Novifath.   Jogja malam itu, Mencipta satu kisah, Akan pertemuan dan perpisahan.   Jogja dan tugunya menjadi salinan kisah, tentang dirimu pria berjaket merah. Menggenggam ingatan, sejauh apapun raga.   Antara jogja dan wedang jahe sama hangatnya, Baunya tenang, menggulung harapan. Seakan menjadi kita, punya cita-cita dan tujuan.   Jogja itu kita berbonceng dua, Jogja itu kita malam setengah dua, Jogja itu kita diheningnya kata, Jogja itu kita mata yang berbicara.   Prambanan, Desember 2022. Pukul 1.30 WIB

Tak Malukah Kita?

Gambar
Puisi Judul : Tak Malukah Kita? Karya : Novifath   Jika Akhlak kau definisikan sekedar bersalaman. Jika Akhlak kau definisikan sekedar anggukan. Kau salah.   Mencium tangan sambil menunduk itu bukan akhlak. Itu sopan santun.   Akhlak adalah ketika diri merasa tidak lebih baik. Akhlak adalah ketika tanganmu berjabat sombong tak nampak.   Akhlak bukan menunduk-nunduk, Sementara dari belakang kau menyeruduk.   Akhlak bukan basa basi sapa, Sementara kau di belakang menggibah.   Akhlak bukan laku dan tutur, Sementara tiap hari kau jumawa dalam mengatur.   Al Ghazali berkata Akhlak ialah sesuatu yg menetap dalam jiwa. Ia muncul sebagai perbuatan mudah. Tanpa pikir-pikir lama.   Kebon Jeruk, 24 Maret 2024 / 13 Ramadhan 1445 H