Negeriku dan Air Mata di Pipinya
Ketika saya tertidur pada kelas menyanyi
Oh bukan
Tapi kelas sosial
Bermimpilah aku seolah Negeri ini baik-baik saja
hingga terjaga dari
tidurku
Negeriku dan
air mata dipipinya
Entah selimut duka apa yang menyelimuti negeri ini
Rasanya moral makin sempit makin terpuruk
Bagaimana tidak, hei sudah berbulan ini Bangsa kian menangis
teriris pilu hatinya
Mulai dari kasus mutilasi ataupun
kasus adik kita “yy” yang dinistakan serendah-rendahnya dan
dibunuh oleh 14 pemuda, ya 14!
Belum lagi
kasus pembullyan menunjukan merosotnya kasih sayang oleh
anak-anak kemarin sore itu
hingga yang banyak menyita perhatian bangsa adalah
kasus kawan kita almh Enok
Tega sekali kau hei! pelaku minim moral
Pelaku minim moral! Penginjak moral bangsa
Kalian telah mengkoyak koyak hati Bangsa
Apa yang kau mimpikan selagi tidur
Apa yang kau turuti selain Nafsu setan
Wahai Negeriku mengapa air mata duka kian menyelimuti kita
Wahai Negeriku entah dosa apa yang telah kita perbuat hingga
lenyapnya akal sehat.
penulis akan mengutip lagu Iwan fals "Negeri Kaya"
negeri ini memang kaya
kaya orangnya, kaya binatangnya
kaya alamnya, kaya budayanya
kaya orangnya, kaya binatangnya
kaya alamnya, kaya budayanya
negeri ini memang kaya
kaya pejabatnya, kaya penjahatnya
kaya idenya, kaya sejarahnya
negeri ini memang kaya
kaya pejabatnya, kaya penjahatnya
kaya idenya, kaya sejarahnya
negeri ini memang kaya
hei bung karno aku bersimpuh di makammu
bertanya tentang indonesiaku
hei bung karno nyenyakkah tidur abadimu
ku datang mengganggu istirahatmu
bertanya tentang indonesiaku
hei bung karno nyenyakkah tidur abadimu
ku datang mengganggu istirahatmu
negeri ini memang kaya
kaya rakyatnya yang menangis di ujung malam
kaya harapannya dan kaya agamanya
kaya rakyatnya yang menangis di ujung malam
kaya harapannya dan kaya agamanya
merah putih termangu
terkulai berdebu di pojok gedung bekas penjajah
pancasila meronta, garuda terkasih melayang perih
negeri ini memang kaya
terkulai berdebu di pojok gedung bekas penjajah
pancasila meronta, garuda terkasih melayang perih
negeri ini memang kaya
merah putih termangu
terkulai berdebu di pojok gedung bekas penjajah
pancasila meronta, garuda terkasih melayang perih
negeri ini memang kaya
terkulai berdebu di pojok gedung bekas penjajah
pancasila meronta, garuda terkasih melayang perih
negeri ini memang kaya
hei bung karno aku bersimpuh di makammu
tebarkan kembang ibu yang letih
hei bung karno nyenyakkah tidur abadimu
inikah nyanyian kecewa
tebarkan kembang ibu yang letih
hei bung karno nyenyakkah tidur abadimu
inikah nyanyian kecewa
hei bung karno aku bersimpuh di makammu
akankah kisahmu menjadi api
hei bung karno nyenyakkah tidur abadimu
dingin yang aneh menyiksa negeri
akankah kisahmu menjadi api
hei bung karno nyenyakkah tidur abadimu
dingin yang aneh menyiksa negeri
hei bung karno aku bersimpuh di makammu
maafkanlah aku yang cengeng
hei bung karno nyenyakkah tidur abadimu
tularkanlah keberanian itu
maafkanlah aku yang cengeng
hei bung karno nyenyakkah tidur abadimu
tularkanlah keberanian itu
hei bung karno aku bersimpuh di makammu
suaramu menggelegar di kalbu
hei bung karno nyenyakkah tidur abadimu
bilakah mimpi-mimpimu kan nyata
suaramu menggelegar di kalbu
hei bung karno nyenyakkah tidur abadimu
bilakah mimpi-mimpimu kan nyata
negeri ini memang kaya
kaya penguasanya yang miskin hatinya
indonesia raya kaya marahnya
indonesia raya yang kaya raya
negeri ini memang kaya
kaya penguasanya yang miskin hatinya
indonesia raya kaya marahnya
indonesia raya yang kaya raya
negeri ini memang kaya
Komentar
Posting Komentar